Itulah kisah-kisah yang saya rasakan saat dan setelah berkopetisi :
***
sebagai hamba Nya yg sering mengikuti kopetisi, menang kalah itu memang menyedihkan. Apalagi klw kita diharapkan oleh mereka utk harus jadi pemenang.
*Saya biasa mengambil hikmah dan pelajaran dalam setiap romantika kopetisi itu,, harapan saya, berempatilah! Kepada mereka yang belum berhasil jadi pemenang. Hindarilah meluapkan apalagi merayakan kegembiraan yg berlebih-lebihan.
Meski sekarang kita keluar sebagai pemenang, suatu hari kita bisa saja menjadi pihak yang kalah. Hargai perjuangan lawanmu dan pahami bahwa kekalahan itu pahit. Pahit sekali..😥😥
Dengan begitu, kamu akan lebih memahami perasaan lawanmu yang belum berhasil.
*ingatlah, Di atas langit masih ada langit
Menjadi pemenang bukan berarti kamu menjadi yang terbaik atas segalanya. Menjadi pemenang membuktikan kamu adalah yang terbaik di antara lawan-lawanmu saat itu. Tapi bukan berarti tidak ada orang yang lebih hebat dari kamu, bisa jadi belum ketemu saja.
*Ingatlah mereka yang sudah SETIA mendukung kamu mencapai kemenangan. Mereka yang udah berjuang siang malam demi kamu, mereka yang memberi saran dan kritik agar kamu lebih maju, dan mereka yang terus mendoakanmu. Merek yg selalu memotifasi kamu..
*Jadi pemenang berarti kita akan menghadapi tantangan yang lebih besar. Menang di tingkat kec, suatu hari kamu akan berhadapan dengan lawan di tingkat kabupaten, menang di tingkat kab akan berhadapan di tk. provinsi. Menang di tingkat provinsi, kamu akan berhadapan dengan juara-juara lain di tingkat nasional.
Berbahagialah sekedarnya, kalau menang. Dan sedihlah sekedarnya kalau belum menang. Karena, kalah dan menang, adalah Bumbu-bumbunya kopetisi. roda kehidupan akan terus berputar.
Link Video: https://youtu.be/biUvdSeg-mc
jangan Lupa Scribe...!


Tidak ada komentar:
Posting Komentar