MY BIODATA
Zainal Masri, itulah nama yang indah dikasih oleh orang tua. Zainal, begitu orang memanggilnya. Lahir di Taratang Tunggang tepatnya Taggal 16 Juni 1989. Bateh Batu alamat Kampung Halamanya. Punya hobi membaca Alquran, menyanyi, diskusi, menulis, baca Puisi. Sebagai Seorang anak bangsa yang lahir dari keluarga yang sederhana ini bercita-cita ingin berguna untuk orang banyak. Pengalaman, Sebagai penyuluh agama Kecamatan Tigo nagari, sejak 2015-sekarang, pernah juga jadi Guru MTsS Nagari Binjai dan Kepala sekolah di Madrasah Aliyah Swasta 3 Nagari Binjai Kecamatan Tigo Nagari Kabupaten Pasaman Provinsi Sumatera Barat th 2015-2024. Pendidikan Formal Sarjana di selesaikan di STAIN Batusangkar Tahun 2014 Jurusan Tarbiyah Program Studi Pendidikan Agama.
Adapun prestasi yang pernah di raih, amat banyak, mulai th 2006😁😁tapi saya akan hidangkan 6 th belakangan ini ajah; Juara 1 MTQ Tingkat Kecamatan Tigo Nagari (2018), Juara 2 MTQ Tigkat Kabupaten Pasaman (2018), Juara 1 Lomba Khutbah Jumat dan azan antar Guru Pendidikan agama Islam Se-Kabupaten Pasaman (2018), Juara 3 Lomba Pekan Tilawatil Quran Tingkat LPP RRI Bukittinggi (2019).
Juara 2 MTQ antar mahasiswa UIN IB Cabang Tartil.
Dalam Bidang seni di antaranya pernah Juara Harapan 3 Lomba nyanyi lagu minang Tingkat Provinsi Sumatera Barat, di Kota Pariaman (2019), Peserta Berbakat dalam Lomba Baca Puisi Tingkat Sumatera (2018-2019). Selain dalam bidang Keagamaan dan Seni pernah juga meraih Juara 3 Lomba Menulis Artikel antar ASN/Konrak/Honorer Tigkat Kabupaten Pasaman dengan Judul ; Pendidikan di Kabupaten Pasaman (2019), Berpartisipasi mengikuti Lomba menulis artikel yang di adakan oleh PT. Semen Padang dengan tema 110 Tahun Semen Padang membagun Negeri (2019). Karya-karya tulis yang sudah dibukukan:
1. Antologi, Kisah2 inspiratif seputar proses kreatif
2. Antologi, dimusim retak rindu berpinak3. Ramadhan bulan tarbiyah
4. Antologi, sebelah mata
Hp/WA. 085278158841 atau di Facebook dan Blog pribadi Zainal Masri.
Peserta Sosialisasi ideologi Wasbang 2022
Juara 2 Lomba MHQ antar kepala MA Se Sumatera Barat
Juara 1 Penulis Buku Sebelah Mata
Penghargaan Dari Salmahpublishing
Sebagai Penulis Buku Antologi
Berbakat di Lomba Baca Puisi Tingkat sumatera ~ Kota Padang Panjang 12-14 maret 2020
Sebagai peserta dalam Lomba menulis Artikel
Dalam rangka memperingati 110 PT.Semen Padang membangun Negeri
Link ; https://www.medianasional.id/kiprah-semen-padang-dalam-mendukung-kemajuan-pendidikan-di-sumatera-barat/
29 Januari 2020
Penyerahan Piagam Penghargaan kepada
Guru Pembina terbaik Hafidz Alquran Oleh Dinas Pendidikan Kab. Pasaman
Harapan III Lomba Solo Song Tk. Provinsi Sumatera Barat 18 Des 2019
JUARA 3 MTQ NASIONAL KE 47 TK. KAB. PASAMAN 2019
PESERTA SEMINAR INTERNASIONAL 2019 DI UIN IB.PADANG
JUARA 3 LOMBA MENULIS ARTIKEL ANTAR ASN/KONTRAK/HONORER TK. KAB. PASAMAN DALAM RANGKA HUT RI KE 74 TAHUN 2019
Fitri Nazura, Juara 3 Lomba hafidz Tk SMP se kab. Pasaman 2019, dari MTS Nagari Binjai Kec. Tigo Nagari.
GURU PEMBINA TAHFIDZ MTS NAGARI BINJAI 2019
BERBAKAT LOMBA LAGU MINANG TINGKAT SUMBAR 2019
JUARA 1 LOMBA KHUTBAH JUMAT DAN AZAN ANTAR GURU PAI SE-KAB.PASAMAN
JUARA 2 MTQ NASIONAL TK.KAB. PASAMAN 2018
Utusan. : Mewakili diri Sendiri dari Kab. Pasaman. 😍
Tema yg dibawakan : Kunci Keberhasilan Rasulullah SAW.
Resume :
Rasulullah sukses karena beliau mempunyai sifat
1. Al amin (...penj)
2. Rajin ibadah.
Penutup:
Demikianlah yg dapat saya sampaikan dalam kesempatan kali ini :
Dari Pasaman ke banu ampu
Singgah sebentar di padang Lua
Kalau Penilaian bapak dewan hakim saya ini memang cocok untuk terbaik satu
Maka yang Lain boleh terbaik dua
JUARA 1 MTQ NAGARI TAHUN 2017
GURU PEMBIMBING KEAGAMAAN DI SDN 07 PADANG KUBU 2016
DDWK 2019
Zainal Masri Life in Radio Carano Fm
Pidato yang di bawakan: indonesia bangkit lawan korupsi"
Assalamu Alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Hadirin para pendengar sebangsa setahanah air yang saya cinta,
Hari ini, saya berdiri disini, di bawah langit Indonesia raya, langit yang senantiasa melindungi kita dari segala bahaya yang datang mengancam kehidupan kita. Kita semua, hari ini, berdiri diatas tanah yang telah menumbuhkan benih kehidupan untuk seluruh manusia yang bermukim diatasnya. Kita dikelilingi lautan yang luas, yang telah sejak dulu menjadi muara segala kegelisahan bangsa ini. Lalu apa yang salah dari bangsa ini saudara-saudara sekalian?
Di subuh hari, belum lagi orang kota terbangun dari tidur, pak tani di kampung telah turun membajak sawahnya. Di sore hari, ketika orang-orang kota bergegas untuk pulang, para pekebun kita masih terus mencangkul tanah mereka. Lampu jalanan kota-kota besar sudah menyala, ketika para buruh kita, masih bekerja ditengah raungan mesin-mesin pabrik. Tentu kita bukan bangsa pemalas, sekali lagi tentu kita bukan bangsa pemalas!
Ketika Tsunami datang menerjang Aceh, semua orang lupa pada konflik, semua orang lupa akan politik, semua orang lupa pada identitas-identitas sukunya. Semua orang dari penjuru negeri, datang mengulurkan bantuan semampu mereka. Ketika banjir merendam Jakarta, semua orang bahu-membahu menolong sesamanya yang terkena musibah. Tentu kita bukan bangsa yang senang memikir- kan diri sendiri saudara-saudara sekalian!
Hadirin para pendengar sebangsa setahanah air yang saya cinta,
Kita tentu patut bersedih hati. Betapa tidak, ketika reformasi datang, kita punya harapan yang besar. Harapan tentang datangnya kesejahteraan, mimpi tentang datangnya keadilan dan cita-cita tentang terwujudnya kedaulatan hidup.
Namun telah hampir lima belas tahun lamanya yang kita temukan adalah ritual-ritual demokrasi lima tahunan yang harganya sangat mahal. Kedaulatan bangsa yang diinjak- injak dengan jalan mencuri ikan, kayu dan sumber daya alam kita. Yang kita lihat adalah ketidakberdayaan ekonomi akibat lilitan hutang luar negeri dan resep-resep asing yang dipaksakan untuk kita gunakan. Yang kita rasakan adalah makin mengganasnya benalu korupsi yang secara langsung menggerogoti APBN yang seharusnya untuk kepentingan publik.
Hadirin para pendengar sebangsa setahanah air yang saya cinta,
Tidak berhenti sampai disitu, para elit politik dan birokrasi seakan menutup mata atas fakta tersebut. Mereka sibuk merayu rakyat dalam setiap perhelatan Pemilu, namun lalu lupa setelah menduduki kekuasaan. Baru beberapa tahun berkuasa, mereka lalu sibuk untuk mempersiapkan diri untuk pemilu berikutnya, demi menjaga kekuasaan tetap dalam genggaman. Bahkan ketika hokum membatasi kekuasaan mereka, tanpa malu-malu mereka menyiapkan, isteri, anak, cucu bahkan sanak keluarga mereka untuk melanggengkan jabatan dan kendali kekuasaannya.
Kita yang dulu disebut sebagai “macan asia,” kini tersudut- sudut dalam pergaulan internasional. Bangsa-bangsa yang dulu belajar dari kita, kini telah jauh diatas kita. Bahkan kini kita disejajarkan dengan Vietnam dan Thailand. Pasti ada yang salah saudara-saudara sekalian.
Korupsi, sekali lagi, korupsi! inilah penyebab utama kemerosotan bangsa kita. Korupsi di negeri kita, tidak lagi mengingat nilai-nilai luhur bangsa kita. Korupsi bahkan telah mulai menggerogoti tiang-tiang luhur budi pekerti bangsa ini. Berita tentang korupsi Al Quran sungguh membuat hati teriris-iris. Dimana hati, akal, pikiran, nurani dan mentalitas para koruptor-koruptor itu diletakkan.
Kita dalam keadaan darurat saudara-saudara sekalian. Jika dibiarkan maka pertumbuhan ekonomi yang sekarang memungkinkan kita mengambil kendali dunia, hanya akan memperkaya segelintir orang di republik ini. Kita harus mendengarkan kata Soekarno, kita sedang melawan bangsa kita sendiri, saudara kita sendiri.
Hadirin para pendengar sebangsa setahanah air yang saya cinta,
Kitalah benteng terakhir pertahanan bangsa ini dari benalu korupsi. Setiap dari kita yang hadir hari ini, harus mendengarkan seruan ini! “rapatkan barisan hai kau anak negeri, bangsamu sedang diuji, karena sebagian dari mereka telah ingkar dari amanat penderitaan rakyat. Jaga matamu, tajamkan pendengaran dan penciumanmu, rawat hatimu dan keraskan tekad bajamu. Laporkan sekecil apapun perampokan dan pencurian yang terjadi di sekitar kita. Ajak saudara sebangsa yang masih bersetia pada rakyat. Potong benalu-benalu korupsi disekitar kita awasi setiap gerak gerik mereka, lalu penjarakan mereka karena dosa-dosanya pada bangsa ini.”
Semoga Tuhan mendengarkan kita semua, yang berdiri hari ini, atas darah dan tulang yang sama, demi Indonesia yang adil, makmur, sejahtera dan berdaulat. Tuhan bersama kita, yang bangkit melawan koruspi. (Jeffrie Geovanie)
,,💪💪
,,💪💪
BERBAKAT PIDATO BERTEMA KEBANGSAAN 2013
MENJADI GURU PEMBINA TILAWAH DI SMAN 3 PADANG PANJANG 2013
MENJADI PEMBIMBING ROHANI DI SMA 3 PADANG PANJANG 2013
JUARA 2 MTQN SUNGAI TARAB TANAH DATAR 2013
Alhamdulillah. Beda rasa Gula2 yg diraih dg jln perjuangan di banding dg di beli sendiri di kedai.
Qs. Anhsr
Untuk meraih sesuatu yg terbaik itu membutuhkan perjuangan,, dan optimis dalam berjuang sangat diperlukan sekali, optimis adalah harapan ,optimis adalah berkeyakininan bahwa, kesudahan adalah yang terbaik. .(Prof.Dr. Quraisihab),
JUARA 1 SMAN 1 TIGO NAGARI 2007
JUARA 3 MTQ CAB.KHUTBAH JUMAT TK. KAB. PASAMAN 2006
JUARA 1 DI KELAS 2.III SMP 1 TIGO NAGARI







.png)











